Month: November 2025

Menguasai Sumber Turats dan Riset Kontemporer dengan Kecakapan Digital

Menjadi seorang Mufassir (Ahli Tafsir) di abad ke-21 menuntut dua keahlian sekaligus: penguasaan mendalam atas kitab turats (kitab klasik) dan kecakapan dalam teknologi digital untuk riset kontemporer. Internet adalah lautan informasi, tetapi juga sumber hoaks keagamaan dan penafsiran yang menyimpang. Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) ASH membekali mahasiswanya dengan literasi digital tingkat tinggi. Kami memastikan lulusan kami adalah sarjana musnad (bersanad) yang menghormati tradisi dan sarjana digital yang mampu memimpin studi Al-Qur’an di ruang siber. 1. Digitalisasi Kitab Turats sebagai Akses Riset Akses cepat ke referensi primer adalah kunci penelitian Tafsir modern. STIQ ASH melatih mahasiswa untuk: 2. Tafsir Kontemporer…

Integrasi Al-Qur’an dan Ilmu Saraf Kognitif

Di persimpangan ilmu agama dan ilmu pengetahuan modern, lahir sebuah disiplin unik: Neuro-Tafsir. Ini adalah upaya ilmiah untuk mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan fungsi kognitif, emosi, kesadaran, dan proses berpikir (tadabbur, tafakkur, ta’aqqul), dan menyelaraskannya dengan temuan-temuan terbaru dalam Ilmu Saraf (Neuroscience). Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) ASH mendorong mahasiswanya untuk tidak hanya menguasai teks, tetapi juga konteks manusia dalam memahaminya. Kami bertujuan mencetak cendekiawan interdisipliner yang mampu menunjukkan bahwa ajaran Al-Qur’an memiliki resonansi yang mendalam dengan mekanisme kerja otak manusia. 1. Ayat-Ayat Kognisi dan Fungsi Otak Al-Qur’an sering menyebutkan proses-proses mental yang kini dipelajari intensif dalam Ilmu Saraf.…

Menguasai Tafsir Ahkam sebagai Fondasi Fikih dan Hukum Islam

Di tengah kompleksitas permasalahan modern—mulai dari transaksi keuangan digital, bioetika, hingga isu hak asasi manusia—umat Islam membutuhkan ulama dan sarjana yang mampu mengeluarkan penetapan hukum (fatwa) yang relevan, solutif, dan berbasis pada sumber utama, yaitu Al-Qur’an. Disiplin ilmu yang menjadi jembatan antara teks suci dan praktik hukum adalah Tafsir Ahkam (Tafsir Ayat-Ayat Hukum). Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) ASH menempatkan penguasaan Tafsir Ahkam sebagai pilar utama bagi mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Kami bertujuan mencetak lulusan yang siap menjadi Mujtahid Kontemporer—yaitu ahli fikih yang memiliki otoritas dalam pengambilan hukum. 1. Pentingnya Tafsir Ahkam dalam Pengambilan Hukum Tafsir Ahkam adalah…