Pelajaran Al-Qur’an dari Tragedi Banjir Sumatera 2025: Sabar, Solidaritas, dan Harapan
Banjir bandang dan longsor dahsyat yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025 telah merenggut 1.140 jiwa, dengan 163 orang masih hilang hingga akhir Desember. Tragedi ini bukan hanya ujian alam, tapi panggilan bagi umat untuk kembali pada ajaran Al-Qur’an yang relevan dengan krisis saat ini.
Konteks Bencana yang Mengguncang
Hujan ekstrem sejak 25 November 2025 memicu banjir bandang di 52 kabupaten/kota, merusak 166.925 rumah dan mengungsikan jutaan jiwa. BNPB mencatat kerugian hingga Rp68,6 triliun, dengan Aceh paling parah terdampak. Kejadian viral ini, termasuk video bantuan dilempar helikopter, menyoroti urgensi respons cepat berbasis nilai Islam.
Ayat Al-Qur’an untuk Ujian Bencana
Al-Qur’an mengajarkan sabar dalam musibah seperti QS. Al-Baqarah: 155-157, yang menjanjikan pahala bagi yang bertawakal. Di STIQ Ash-Shiddiq, program Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir mengkaji ayat ini secara kontekstual untuk korban bencana. Dakwah digital dari prodi Dakwah dan Komunikasi Islam bisa menyebarkan pesan ini via media sosial, tingkatkan solidaritas nasional.
Peran Generasi Qur’ani di STIQ Ash-Shiddiq
Mahasiswa Teknologi Informasi Qur’ani siap kembangkan app pemantau bencana berbasis etika Islam, integrasikan GIS BNPB dengan doa harian. Kampus di Kutacane, Aceh Tenggara, dekat epicenter, dorong aksi nyata seperti galang dana via WhatsApp +62 852-1234-5678. Lulusan seperti dibimbing Ust. Dr. Ahmad Shiddiq akan jadi agen perubahan, terapkan tafsir tematik pada isu lingkungan.
Ajakan Bergabung Raih Solusi Qur’ani
Daftar sekarang di STIQ Ash-Shiddiq untuk jadi bagian solusi viral: hafal Al-Qur’an, kode aplikasi dakwah, dan pimpin rekonstruksi Sumatera. Kunjungi https://stiqash.ac.id/ atau hubungi kampus di Jl. Pendidikan Qur’ani No. 10, Kutacane—ubah duka bencana jadi cahaya peradaban Islam. Bagikan artikel ini untuk sebarkan kebaikan!
