Mengapa Ilmu Al-Qur’an di STIQ ASH Sangat Relevan di Era Digital
Di tengah hiruk-pikuk informasi dan tantangan moral di era digital, kembalinya umat kepada sumber utama petunjuk, yaitu Al-Qur’an, menjadi sebuah keniscayaan. Namun, mempelajari Al-Qur’an bukan sekadar membaca, melainkan mendalami, memahami, dan mengamalkan setiap hikmah yang terkandung di dalamnya.
Di sinilah Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) ASH hadir. Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang spesifik di bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, STIQ ASH berkomitmen untuk mencetak generasi Qur’ani yang bukan hanya hafal, tetapi juga faqih (paham mendalam) dan ‘amil (mengamalkan) Al-Qur’an.
1. Fokus Spesialisasi: Kedalaman Ilmu Al-Qur’an yang Tak Tertandingi
Berbeda dengan institusi lain, STIQ ASH memusatkan seluruh daya dan upayanya pada satu tujuan mulia: menggali dan menyebarkan ilmu-ilmu Al-Qur’an. Program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) kami dirancang untuk membimbing mahasiswa menjelajahi:
- Ulumul Qur’an: Ilmu-ilmu fundamental tentang Al-Qur’an (sejarah penulisan, nasikh-mansukh, asbabun nuzul, dll.).
- Ilmu Tafsir: Berbagai metode dan corak penafsiran, dari klasik hingga kontemporer.
- Qira’at Sab’ah/Asyarah: Studi tentang ragam bacaan Al-Qur’an yang shahih.
- Tahfizh Al-Qur’an: Pembinaan hafalan Al-Qur’an dengan sanad yang jelas.
Melalui pendekatan ini, lulusan STIQ ASH bukan hanya menjadi penghafal, tetapi juga mufassir dan peneliti Al-Qur’an yang handal.
2. Relevansi Al-Qur’an di Era Digital
Pertanyaan sering muncul: apakah ilmu Al-Qur’an masih relevan di era smartphone dan AI? Jawabannya adalah sangat relevan!
- Pondasi Akhlak Digital: Al-Qur’an membimbing kita dalam etika bermedia sosial, kejujuran informasi, dan menghindari hoax.
- Solusi Tantangan Kontemporer: Dari ekonomi syariah hingga psikologi Islam, Al-Qur’an menawarkan prinsip-prinsip universal yang dapat diadaptasi untuk memecahkan masalah modern.
- Konservasi Tradisi Ilmiah: STIQ ASH menjaga tradisi keilmuan Islam dalam mempelajari Al-Qur’an, sekaligus mengintegrasikannya dengan metode penelitian modern.
3. Lingkungan Akademik yang Kondusif
Di STIQ ASH, mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi hidup dalam suasana Qur’ani.
- Dosen Pakar: Didukung oleh para ulama, hafizh, dan akademisi yang memiliki spesialisasi mendalam di bidang Al-Qur’an.
- Sarana Pendukung: Perpustakaan lengkap dengan referensi kitab-kitab tafsir klasik dan modern, ruang tahfizh, dan diskusi ilmiah yang intensif.
- Komunitas Qur’ani: Mahasiswa saling mendukung dalam menghafal, muraja’ah, dan mengkaji Al-Qur’an, menciptakan lingkungan yang inspiratif.
Bergabunglah dengan Generasi Pewaris Al-Qur’an!
Jika Anda memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an, bertekad untuk menjadi bagian dari ahli Al-Qur’an yang profesional, dan ingin mengabdikan diri untuk menyebarkan cahayanya, STIQ ASH adalah pilihan terbaik Anda.
Mari bersama-sama mengkaji dan menyebarkan keindahan serta hikmah Al-Qur’an di setiap lini kehidupan.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran dan program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
