Hidup di Era Dua Dunia
Generasi sekarang tumbuh dengan gawai di tangan, informasi mengalir tanpa henti, dan tren berganti setiap hitungan detik. Di satu sisi, media sosial membuka ruang dakwah dan kreativitas; di sisi lain, ia membawa godaan candu, krisis identitas, dan perbandingan yang melelahkan. Bagi seorang Muslim, tantangan ini bukan alasan untuk mundur, tetapi panggilan untuk menguatkan iman, ilmu, dan karakter sehingga mampu bersikap bijak di tengah arus zaman. Di sinilah peran nilai-nilai Qur’ani menjadi kompas agar tidak tersesat dalam hiruk pikuk dunia digital. Qur’an Sebagai Kompas Digital Al-Qur’an tidak hanya dibaca di atas sajadah, tetapi seharusnya menjadi panduan di setiap klik, scroll, dan unggahan. Ketika…
