Blog

Fenomena Viral Bernuansa Islami 2025

Tahun 2025, budaya sehari-hari Indonesia kembali mendunia lewat tren “Tung Tung Sahur” yang menembus ratusan juta tayangan secara global dan menjadi simbol unik Ramadhan ala Nusantara. Fenomena ini menunjukkan bagaimana tradisi Islam lokal dapat menjadi konten global yang positif jika dikemas kreatif di media digital.​ Di sisi lain, konten edukasi islami di platform pendek seperti TikTok terus tumbuh dan terbukti efektif menarik minat generasi muda mempelajari agama, termasuk bahasa Arab sebagai kunci memahami Al-Qur’an dan hadits. Tren ini menandakan pergeseran cara belajar dari metode konvensional ke model hybrid yang memadukan kelas, riset, dan konten digital singkat.​ Peluang Besar bagi Kampus…

Generasi Qur’ani Menjawab Kegelisahan Indonesia Hari Ini

Indonesia sedang menghadapi banyak kegelisahan: biaya hidup yang terasa kian berat, lapangan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja, hingga kasus korupsi yang terus menggerus kepercayaan publik. Di tengah dinamika itu, muncul pertanyaan penting: siapa yang akan menjadi kompas moral dan intelektual bangsa di masa depan?​ STIQ Ash-Shiddiq hadir dengan jawaban: melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca ayat, tetapi juga mampu membaca realitas sosial dan memberi solusi dengan cahaya Al-Qur’an.​ Biaya Hidup Tinggi dan Krisis Harapan Anak Muda Berbagai survei menunjukkan bahwa tingginya biaya hidup menjadi salah satu kekhawatiran terbesar masyarakat Indonesia saat ini. Di sisi lain,…

Solusi STIQ Ash-Shiddiq Hadapi “Mager” Generasi Z Indonesia 2025

Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Ash-Shiddiq di tengah tantangan moral dan pendidikan di Indonesia 2025 memiliki peranan vital mengatasi krisis kesehatan mental dan rendahnya aktivitas fisik remaja yang sekarang menjadi fenomena nasional. Generasi muda di Indonesia menghadapi tekanan sosial yang besar, termasuk risiko kesehatan mental dan kecenderungan malas bergerak, sebagaimana survei Kemenkes terbaru menunjukkan bahwa 58 persen remaja usia 10-14 tahun cenderung rendah aktivitas fisik. Di sisi lain, tekanan media sosial memperparah gangguan kecemasan dan depresi pada remaja, menuntut respon pendidikan yang tidak hanya intelektual tetapi juga spiritual dan moral.​ Pendidikan Islam, khususnya yang berbasis Al-Qur’an seperti yang difokuskan di STIQ…

Jerat Pinjol Ilegal dan Etika Muamalah Digital: Menggali Prinsip Riba dan Gharar dalam Perspektif Al-Qur’an

Indonesia sedang menghadapi fenomena yang masif dan meresahkan: Jerat Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal. Apa yang awalnya dipandang sebagai solusi cepat untuk kebutuhan dana mendesak, kini telah berubah menjadi mimpi buruk sosial, ekonomi, bahkan psikologis. Kasus-kasus tekanan mental, penyebaran data pribadi, hingga bunuh diri yang dipicu oleh intimidasi debt collector pinjol menjadi berita viral yang tak terhindarkan. Bagi civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ), fenomena ini tidak hanya dilihat dari sudut pandang hukum positif atau teknologi, tetapi harus dikaji secara mendalam dari lensa Fiqh Muamalah dan Maqashid Syariah (tujuan-tujuan hukum Islam). Bagaimana Islam, yang menjunjung tinggi keadilan, memandang praktik Pinjol…

Badai Hoaks dan Radikalisme Digital: Solusi Qur’ani dari Kampus STIQ Ash-Shiddiq

Indonesia tercekik krisis literasi digital dengan indeks hanya 3,5 dari 5, membuat Gen Z rentan hoaks, ujaran kebencian, dan 6.402 konten radikalisme-terorisme yang menyebar di medsos sepanjang 2025. Literasi digital pelajar RI terendah ASEAN di 62%, dipicu kesenjangan infrastruktur rural-urban, guru tak siap digital, dan kurikulum lemah berpikir kritis, hingga radikalisme meresap via game online. Dakwah digital pun terancam penyalahgunaan, polarisasi, serta da’i kurang literasi tech.​ Ancaman Digital yang Menggerogoti Umat Ruang maya jadi ladang radikalisme: BNPT catat 817 konten serangan, 424 pendanaan teror, hingga perekrutan anggota, sementara hoaks capai 1.923 konten 2024. Gen Z, dengan akses smartphone masif, alami…

Dari Lembaran Mushaf ke Layar Digital: Belajar Al‑Qur’an Zaman Now di STIQ Ash‑Shiddiq

Belajar Al‑Qur’an di STIQ Ash‑Shiddiq tidak lagi berhenti pada lembaran mushaf, tetapi bergerak ke layar digital melalui riset, teknologi informasi, dan dakwah kreatif. Kampus Qur’ani ini memadukan kedalaman ilmu Al‑Qur’an dengan keterampilan abad 21 sehingga mahasiswa siap menjadi dai, peneliti, dan profesional yang relevan dengan dunia modern.​ Kampus Qur’ani di era digital STIQ Ash‑Shiddiq berkomitmen melahirkan sarjana yang menguasai ilmu Al‑Qur’an, berpikir kritis, dan memiliki akhlak mulia, dengan menjadikan nilai‑nilai Qur’ani sebagai fondasi seluruh proses akademik. Lingkungan kampus di Kutacane yang religius dan ilmiah menjadikan aktivitas tilawah, kajian, dan diskusi ilmiah sebagai bagian alami dari keseharian mahasiswa.​ Dari hafalan ke…

Menjadi Sarjana Qur’ani di Era Digital: Integrasi Ilmu, Teknologi, dan Akhlak

Apa yang membuat seorang sarjana Qur’ani berbeda di zaman sekarang? Jawabannya adalah kemampuan mengintegrasikan ilmu Al-Qur’an, teknologi modern, dan akhlak mulia dalam setiap aspek kehidupan. STIQ Ash-Shiddiq hadir sebagai kampus Qur’ani yang berkomitmen mencetak generasi intelektual yang tidak hanya menguasai ilmu Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara kreatif dan inovatif di tengah tantangan era digital.​ Mengapa Integrasi Ilmu dan Teknologi Penting? Di zaman yang serba digital, ilmu Al-Qur’an tidak lagi terbatas pada hafalan dan tafsir, tetapi juga perlu diintegrasikan dengan teknologi informasi dan komunikasi. Mahasiswa STIQ Ash-Shiddiq dibekali dengan kemampuan digital melalui program Teknologi Informasi Qur’ani, yang mengajarkan pemrograman, desain…

Peran Kampus Qur’ani dalam Membangun Peradaban

Dalam era modern yang penuh dinamika, peran pendidikan tinggi menjadi semakin krusial. Namun di tengah perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, dan perubahan sosial yang cepat, nilai-nilai Al-Qur’an tetap menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter bangsa. Di sinilah kampus berbasis ilmu Al-Qur’an seperti STIQ ASH hadir dan menawarkan kontribusi besar bagi masa depan Indonesia. 1. Al-Qur’an Sebagai Pedoman Kehidupan Modern Banyak yang mengira bahwa pendidikan Al-Qur’an hanya berfokus pada hafalan. Faktanya, di kampus seperti STIQ ASH, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menguasai hafalan, tetapi juga memahami makna, konteks, dan implementasi Al-Qur’an dalam kehidupan modern. Nilai-nilai Qur’ani membantu mahasiswa: 2. Menjawab Tantangan Perubahan…

Ketika Wahyu Bertemu Revolusi Teknologi, Bagaimana Peran Kita?

Di era yang serba cepat ini, setiap hari kita disuguhkan dengan kemajuan teknologi yang luar biasa, terutama kecerdasan buatan (AI). Dari chatbot yang bisa menulis esai, hingga sistem yang mampu menerjemahkan bahasa secara instan, AI telah merasuki hampir setiap lini kehidupan. Sebagai lembaga yang fokus pada studi Al-Qur’an dan ilmu keislaman, wajar jika muncul pertanyaan: Bagaimana Al-Qur’an, sebagai pedoman hidup abadi, berinteraksi dengan fenomena AI yang terus berkembang ini? Dan yang lebih penting, bagaimana peran kita sebagai Muslim dalam menghadapi persimpangan antara wahyu dan revolusi teknologi? 🤖 AI: Pelayan atau Pengganti? Pertama, mari kita tempatkan AI pada posisinya. AI adalah…

Menyongsong Generasi Qur’ani & Digital

Visi & Misi: Menyatukan Ilmu Al-Qur’an dan Teknologi Modern STIQ Ash-Shiddiq hadir sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam dengan tujuan mulia: mencetak generasi “Qur’ani yang berilmu, beradab, dan berkontribusi untuk umat”.Dengan visi ini, STIQ Ash-Shiddiq menawarkan pendekatan pendidikan yang menggabungkan tradisi keilmuan Al-Qur’an klasik dan kecanggihan zaman — menjawab kebutuhan umat Muslim dalam konteks dunia modern. Misi kampus ini didesain untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya memahami Al-Qur’an secara mendalam, tetapi juga mampu menerjemahkan nilai-nilai Qur’ani ke dalam aktivitas nyata dalam kehidupan modern — menjadi dai, peneliti, atau profesional Muslim yang produktif. Program Studi & Fasilitas: Kaya Pilihan, Sesuai Zaman Beberapa…