Al-Qur’an dan Mental Health: Mengapa Menghafal adalah Terapi Terbaik di Era Distraksi?
Di tengah hiruk-pikuk media sosial dan tekanan hidup yang kian tinggi, istilah burnout, kecemasan, dan mental health menjadi perbincangan sehari-hari. Banyak yang mencari ketenangan lewat meditasi atau healing ke alam terbuka. Namun, bagi mahasiswa STIQ Al-Lathifiyyah, ada sebuah rahasia ketenangan yang sudah ada sejak 14 abad lalu: Interaksi intens dengan Al-Qur’an. Mengapa menghafal Al-Qur’an bukan sekadar tugas akademik, melainkan sebuah bentuk penyembuhan jiwa? Mari kita bedah perspektifnya. 1. Deep Work: Melatih Fokus di Dunia yang Terfragmentasi Dunia modern memaksa otak kita melakukan multitasking, yang sebenarnya melelahkan saraf. Saat seorang mahaswa STIQASH duduk diam untuk murojaah atau menambah hafalan baru, ia…
